Semangat dari Desa Cimerak

Sejak dari awal menginjak bangku SMP, blogging merupakan kegiatan yang saya senangi. Bukan hanya karena bisa menuangkan apa yang membenak dalam diri saya, dalam beberapa waktu saya juga senang bisa berbagi ide dan pikiran saya kepada publik walau begitu bias karena melaui media online. Saya tidak tahu siapa saja pembaca saya. Mulai dari tumblr, blogspot, hingga sekarang di wordpress semua saya cicipi dan meninggalkan postan yang lumayan tidak sedikit.

Sejak saya memiliki seorang kekasih yang notabene seorang programmer, menjadi refleksi sendri bagi saya bahwa kemampuan saya dalam dunia web masih jauh dari kata mumpuni. Hal yang saya pahami hanya sekedar menulis hingga mengganti tampilan secara sederhana. Walau demikian, pada bulan Agustus 2016 ini saya diberi kesempatan untuk berbagi tentang dunia web kepada pamong di Desa Cimerak, Kabupaten Cimerak, Pangandaran.

Mengisi materi pelatihan pembuatan web desa ini adalah tugas menggantikan dosen saya yang berhalangan hadir, pada saat briefing dengan beliau di kepala saya membayangkan akan berada di dalam ruangan kecil di kantor desa bersama 3 orang dari kantor desa yang mengikuti pelatihan, karena demikian yang dikatakan dosen saya. Saat di sana ternyata lebih dari tiga. Berangkat dari Jatinangor pukul setengah dua malam, sampai sana sekitar pukul 08:30 pagi tanpa mandi atau duduk-duduk santai langsung dihadapkan pada pamong desa yang ternyata lebih dari 3 orang. Grogi, pastinya.

Saat pelatihan dimulai, kami memulai dari pembuatan email. Bagus, aparat desa sangat komunikatif, dan aktif menanyakan hal-hal sehingga spasi untuk suasana kekikukan seperti yang saya takutkan tidak ada. Setelah diskusi aktif akhirnya blog sederhan apun jadi dengan alamat: pemdescimerak.wordpress.com

Masih sangat sederhana blog desa tersebut, namun beberapa hari setelah pelatihan saya buka blog tersebut ternyata headernya sudah diganti, senang tentu melihatnya. Hal yang membuat saya bahagia selama pelatihan adalah saya dapat berbagi hal yang menjadi kesenangan saya. Pikiran pun dibawa pada harapan, kelak saya bisa bekerja sesuai dengan apa yang saya senangi.


Ya begitulah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s