Tuhan

photo934804799276296865

Untukku Tuhan itu ada satu, letaknya sungguh dekat kadang terus mendekapku dalam dasar hati.

Namun Tuhan tak jarang membuatku merasa sendiri, membuatku menjelajah untuk mencarinya kembali. Ternyata Tuhan tidak kemana-mana, hanya membiarkan aku berpikir dan merenung sejenak.

Tuhan ada dalam kerumunan, hingar-bingar manusia – mungkin Tuhan sedang tertawa di antara perdebatan manusia. Tuhan berada dalam langit yang jernih biru agak sedikit berawan  dan saat menjelang sore menjadi begitu gelap dalam kebiru-biruan. Sesekali aku temui Tuhan dalam keheningan, aku senang Tuhan tidak memprotes keinginanku untuk membuat ruang kesendirian.

Tuhan, Yang Maha Pemaaf. Aku kadang sering mempertanyakan dimana letak salahku sesungguhnya. Toh, aku tak menahu alasanku dulu ingin ke dunia.

photo934804799276296854

Tuhan, maghrib sudah datang. Aku ingin sembahyang. Walau sungguh sekarang ini aku merasa sedang bercengkrama denganmu. Tak apa kan dialog ini aku berhentikan sebentar? Itu kewajiban bukan?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s