Dalam derap langkahku yang semakin hari semakin cepat. Hiruk pikuk manusia yang terus menggema di anatara barisan kota. Di antara bising. Di antara obsesi dan ambisi manusia. Di antara matahari yang malu-malu menunjukan diri hingga ia begitu percaya diri sampai akhirnya dijemput kegelapan. Di antara hujan dan terik.
Aku.
Aku bertanya. 
Apakah ini hidup yang aku inginkan?
Apakah semua ini adalah langkah untuk menggapai mimpiku?
Untuk siapa?
Lantas mengapa demikian?
Bagiamana?
Kapan harus memualai mimpi, namun apa lantas mimpi itu harus diwujudkan?
Lalu diam.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s