Asap Senyap

Asap tebal yang menyelimuti tanah Sumatera membuat mata pedih, hati meringkih.

Ada apa, ada apa,
Mengapa,
Aku bukan siapa-siapa,
Aku tak bisa berbuat apa-apa,
Untuk bayi yang mengaduh bahkan dalam tidurnya,
Untuk kakek dan nenek yang sudah mengampun meminta dicabut saja roh dari tubuhnya,
Untuk ibu yang tambah tak menahu,
Untuk ayah yang merasa gagal namun bukan jua salahnya,
Untuk pepohonan yang mengumpat mereka yang merampas ruang geraknya,
Untuk pemuda yang sudah seperti kehilangan arah ditambah keburaman penglihatan mata-hati,
Tuhan bersama kalian.
Advertisements

Published by

yanasafitri

Lahir tahun 1996.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s