My last few days

This writing may contain both objectivity and subjectivity, hope this will lighten up for some people’s consideration
———————–
TRAINING, WORKSHOP & COACHING PMW 2015
BUILDING NEW SOCIO-PRENEUR GENERATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT
Menjadi Socio-Preneur Sejak Mahasiswa
Oleh : Yana Safitri
            Jumlah penduduk Indonesia yang memiliki kesempatan untu mengenyam pendidikan di perguruan tinggi adalah sejumlah 20% dari total penduduk yang seharusnya dapat hidup di perguruan tinggi. Hal tersebut menjadikan mahasiswa memegang peranan besar terhdap pembangunan di negeri ini. Mahasiswa memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan guna membangun bangsa. Hal tersebut juga yang melatar belakangi pentingnya untuk mahasiswa menjadi pencipta lapangan pekerjaan, yaitu salah satunya bisa menjadi seorang wirausaha.
           
            Kepekaan terhadap permasalahan sosial juga harus dimiliki seorang mahasiswa yang juga kelak akan menangani itu semua di hari depan. Kepekaan itu lantas bukan serta-merta menjadi hanya beban dipikiran semata, namun seharusnya menjadi motivasi untuk melakukan gerakan guna menangani permasalahan sosial. Dengan adanya hal-hal tersebut menjadi wirausaha sosial bisa menjadi pengobat akan kegalauan itu semua. Menjadi wirausaha sosial sejak mahasiswa berarti membangun hard skill dan soft skill, hard skill yang sudah di dapatkan di dalam perkuliahan akan menjadi landasan yang selanjutnya harus juga soft skill sebagai kekuatan yang harus dimiliki untuk menjadi wirusaha.
Ketika menjadi wirusaha sosial sejak dini, yaitu sejak mahasiswa kelak ketika lulus nanti bukan sekedar membawa ijazah mencari lowongan namun akan menjadi yang dicari. Dengan segala proses pembelajaran sejak dini dan  mentalitas yang dibangun sejak mahasiswa ketika lulus bukan lagi ‘starting’ tapi sudah pada tahap ‘development.’ Kewirausahaan sosial juga akan menguatkan dua hal profit dan benefit, yaitu kinerja keuangan dan kinerja sosial yang harus berselaras satu sama lain. Menjadi wirausaha harus dipertegas komitmennya dengan memiliki visi yaitu tujuan/dorongan dari usaha yang dimiliki, kedua adalah misi yaitu reasoning mengapa ada usaha tersebut, serta nilai yang dipegang teguh yang akan ditularakan pada orang-orang yang ada pada usaha tersebut.
Tentu tidak mudah untuk membagun sebuah usaha yang sukses, namun hasil tidak akan mengkhianati usaha.  Itu yang harus diingat, menjadi seorang wirausaha juga harus memiliki mentalitas kuat yang berani mendobrak segala macam mitos dalam dunia wirausaha. Ketika segala macam mitos berani dilewati maka usaha yang dijalankan bisa tetap kokoh berdiri.
Kewirausahaan sosial harus dilandasi pada social values yaitu feedback nyata dalam bentuk apa yang akan ditebarkan kepada masyarakat. Seperti Move On Project kami yang memiliki social values, untuk dapat meningkatkan minat baca anak-anak dan juga mengurangi pengangguran juga mengimpuls mahasiswa dengan berpikir kreatif dengan melakukan proyek berkelanjutan untuk membuat workshop Do It Yourself.
Di dalam membangun kewirausahaan sosial yang nyata bukan hanya tentang creating our future but also others future. Itu yang dapat menjadi harapan dalam permasalah yang mendera masyarakat Indonesia. Menjadi wirausaha sosial juga harus bisa menjadi self-driving yang kuat untuk diri sendiri karena segala sesuatu dimulai dari dalam diri kita. Segala bentuk pelayan terbaik, baik untuk klien maupun karyawan serta kecakapan attitude dalam berwirausaha juga harus dimiliki walaupun hal tersebut juga harus kepada kompetitor.
Mahasiswa bukan hanya duduk di dalam kelas, mendengarkan yang bahkan kadang tak semua mereka pahami. Menjadi mahasiswa adalah bergerak dinamis untuk berkontribusi kepada masyarakat dan orang sekitar. Namun bukan berarti mengabaikan hard-skill, itu harus dipertahankan namun juga diperkuat dengan soft-skill dan menjadi seorang wirausaha sosial adalah wadah yang tidak diragukan lagi.
 ———————-
This is a new experience for me, but even in the end I won’t be the ultimate version of sociopreneur. I do hope the young people out there will become them, that will contribute a lot for problem solving in our (sick) country. But I always promise to myself that I will definitely contribute for people, whether for this-good-way or another matter.
I promise.
hank you to Pak Hery Wibowo, pak Irfan, Bu  Selly and Pak Iman also two protocolers and the others who served the best.
Nice to meet such a great people there! much love:)

Advertisements

Published by

yanasafitri

Lahir tahun 1996.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s